28.6.12

belum kawin vs tidak kawin

I just got my new E-KTP. Dan ketika dibandingkan dengan yang lama milik si ogoy-my suspected-alien partner, perubahannya tidak terlalu mencolok selain si ogoy ndablek itu menempelkan pas foto barunya pake isolasi karena foto sebelumnya di KTP itu sepertinya kurang kece,  sedangkan foto di E-KTP yang baru milik saya justru seperti standar foto-foto yang ada pada foto SIM, ancur ngebuang dengan muka gak kontrol kayak foto tersangka pelaku kriminal. Hhhh… Sudahlah, yang sudah berlalu biarlah berlalu ya sheilla… Hadapi saja kenyataan kalau kartu identitas ini yang harus kamu gunakan lima tahun ke depan. Yes, 5 years from now, kecuali jika ada perubahan. Perubahan apa kah?

STATUS.
 
Status apa?
Kalau di saya, status dari belum menikah yang insyaAllah Amin Allahuma Amin bakal menjadi ‘menikah’ yang mudah-mudahan sih sebelum lima tahun ke depanlah yah. Karena kayaknya mulai tahun depan saya bakal random aja nerima siapa aja, jadi ya siapa cepat dia dapat aja gitu, hahaha. Ya jadi gitu, status saya seperti yang terpampang adalah ‘BELUM MENIKAH’. Dan gimana kabar status si ogoy? Status si ogoy, sesuai dengan kepribadian dan otaknya yang sedikit mengalami pergeseran, juga sangat khusus yaitu ‘TIDAK MENIKAH’. Tidak menikah, sodara-sodara... ‘Belum’ itu berarti akan, atau ada kemungkinan berubah. Kalau ‘TIDAK’ kan artinya ya enggak, atau enggak akan.. Yah itulah yah. Haha.
My New 'E-KTP'

I remember dulu dia pernah cerita kalo pacarnya yang pernah dia namain sebagai “KAPOLDA” di kontak HP-nya karena sangking seringnya nelpon, dan kebetulan lebih tua setahun dari kita itu, sudah pernah mengultimatum kalo dia pengennya tahun depan mereka berdua sudah berlanjut ke tahap selanjutnya (kode: menikah). Trus si ogoy bilang iya tanda setuju cuma biar si pacar enggak nanya-nanya lagi. Sadis. “Don’t you know goy, salah satu kejahatan berdarah dingin yang sering dilakukan laki-laki kepada perempuan adalah memberikan harapan palsu tauuuu… “.

Kan, pacaran sama cewek itu cuma kamuflasenya si ogoy aja kayaknya mah. Dan sepertinya bapak camatnya ngerti banget sama si ogoy. Dia tau banget yang ogoy mau makanya ditulis statusnya 'TIDAK KAWIN'. Hahaha...
My Suspected-Alien Partner's 'KTP'

27.6.12

good news (again)!

Entah siapa yang memulai, tiba-tiba percakapan tadi siang melalui pesan singkat di telepon genggam jadi berlanjut dari percakapan langsung via telepon.


"Kangen sama suara lo, nyet" suara di ujung sana beralasan.

Dulu pernah ada perumpamaan yang saya gunakan untuk hubungan pertemanan saya dan dia, sebuah paket nasi timbel komplit dengan es teh manis tanpa perlu tambahan biaya lagi. Tapi lama kelamaan dia berubah jadi orang yang saya tidak kenal. Lama kelamaan dia kadang-kadang jadi spaghetti yang bikin eneg kalo kebanyakan. Dan kadang-kadang dia jadi mie ramen super pedas yang kalo kebanyakan bisa bikin sakit perut. Karena tiap lama gak ketemu, ketika bertemu biasanya dia jadi orang asing yang baru dengan ceritanya yang baru tentang dunia barunya yang sering membuat saya terheran-heran.

Dulu, dia orang pertama, yang selalu ada ketika masa-masa sulit hubungan dengan partner terdekat yang lalu. Orang yang tidak selalu ada, tapi biasanya justru muncul tiba-tiba pada kondisi-kondisi genting. Suka tiba-tiba muncul sok malaikat. Pernah pagi-pagi sekali mengantarkan tuan putri ini ke cengkareng dari bandung setelah saya minta secara semena-mena sebelumnya padahal saya tau dia baru pulang subuh abis main game online, dan iya, dia enggak bilang enggak, juga enggak ngeluh meski sepanjang jalan itu saya tidur. Pernah ngasi surprise aneh ngejemput di cengkareng dari bandung, dan sebelum kita balik ke bandungnya dia mampirin ke ancol cuma buat ngajakin ngeliat sunset. HAHA. Orang yang pernah bikin ilfeel se-ilfeel-ilfeel-nya karena pas ulangtahun saya pernah ngasih kado foto kita berdua di pigurain segede jendela, berasa lagi anniversary pacaran. Setan. Saya pernah jalan sama dia muter kota bandung tanpa tujuan, tiba2 dia nyuruh nutup mata, ngeberhentiin mobilnya entah dimana, dia turun dari mobil dan ketika kembali ke mobil lagi dia nyuruh saya ngebuka mata lalu mendapati dia sedang menyodorkan bunga mawar putih yang bikin saya ketawa geli, sampai sekarang kalo keinget masih suka gak abis pikir kenapa bisa ada adegan kayak gitu antara saya sama dia. Dia juga laki-laki pertama yang saya ingat pernah ngajak saya makan di tempat romantis di salah satu cafe di daerah Dago atas dengan sebelumnya dia ngebukain pintu waktu mau turun dari mobil. Impressive? Yes it is, kalo orangnya bukan dia, It should be impressive. But instead of thinking that it was impressive, I punched him on his shoulder and say, "norak lo nyet", dont you remember that moment, nyet? Haha. Saksi hidup yang pernah liat saya nangis kesel sekesel-keselnya sambil manggil-manggil “Ibu”, orang yang pernah ngajarin saling teriak “kamp*ng” kenceng-kenceng buat ngilangin kesel, salah satu orang yang ngajarin saya dengan sangat hati-hati dan seksama bagaimana menyalakan rokok yang baik dan benar, dan iya… contoh teman hedon dan contoh teman konsumtif yang paling dekat semasa kuliah yang sering bikin terheran-heran karena sanggup menyeimbangkan gaya hidup dengan income pas-pasan ala anak kosan. Hahaha.

Iya, dia itu, si monyet satu itu. Dan enggak sodara-sodara, walaupun saya sudah kenal baik dengan keluarganya, walaupun sering terdengar suara-suara merdu menggoda tiap saya dan dia tertangkap momen sedang bersama, walaupun juga kita telah mengalami terlalu banyak hal bersama-sama atau kadang juga sendiri-sendiri meski saling mengetahui dan mendoakan dari jauh.. Enggak, saya dan dia enggak pernah apa-apa dan kenapa-kenapa.  Selain karena saya enggak bisa ngebayangin harus idup sama orang hedon dan konsumtif kayak dia, yang suka sakit kalo makannya di tempat yang murah dan enggak higienis, yang susah bangun pagi meski tidurnya cepet, punya kebiasaan aneh suka tidur di bawah kolong tempat tidur, dan kalo di-SMS dibalesnya mungkin baru satu hari kemudian... Alasan lainnya adalah because knowing that I’m having him around was one of the most comfortable feeling I don’t wanna loose.
 
Dan percakapan tadi siang itu, percakapan yang judul awalnya klarifikasi gosip yang dia dengar ketika sedang bergosip dengan teman-teman lain yang pada suka gosip itu… Malah jadi ajang tukar berita dan berbagi derita.

#Derita. Diingatkannya momen-momen yang dulu-dulu, dipancing buat cerita suasana hati dan kabar seputar keseharian saat ini yang bikin mewek dan meler, huaaaa…
“Udah lo jangan nangis ah, gue gak mau liat lo nangis lagi, ntar manggil-manggil Ibu lagi, sekarang kan udah deket tuh sama Ibu..”
“Iya nyet, tapi malah nyokap yang sekarang bikin gue nangis mulu tauuuu”

#Berita. Yes, kalo udah ada yang nebak, dia kasih kabar tentang rencana nikahnya. I was happy to hear that. Cuma agak sendu aja ngebayanginnya. Rasanya pengen balik lagi di momen pas saya tiduran di ranjang kosannya, dia minum susu ultramilk dengan sedotan sambil telponan sama pacarnya, terus saya nendang-nendang kakinya minta dia menyudahi percakapan dengan pacarnya karena saya tiba-tiba kelaperan. “kalo gue sekarang nendang-nendang kaki lo lagi sambil minta di-extend dulu masa lajang lo karena gue masih pengen ditemenin makan nasi goreng kira-kira masih laku gak ya nyet?” Haha. Sunyi, tak ada jawaban.

But anyway, congratulation ya nyet. Semoga acara dan persiapannya lancar car car carrrr.


25.6.12

my suspected-alien-partner named ogoy.



Sebuah cerita tentang seorang teman yang karena takdir akhirnya bertemu dengan saya di dunia kerja... Yang awalnya saya kira ada hubungan saudara jauh atau saudara terpisah karena penculikan ketika masih bayi dengan Kang Mas Christian Sugiono sangking gantengnya. Tapi ternyata justru membuat saya berucap syukur atas kebesaran Allah SWT yang Maha Adil. Bahwa kesempurnaan fisik tidak selalu berbanding lurus dengan kelakuan. Dan bahwasanya tidak ada manusia yang sempurna... Indeed.

-Dokter spesialis THT-
Dia: Aku sekalinya ke dokter THT itu ya pas medcheck buat pemberkasan PNS kemarin
Saya: Oiya? Emang sampe medcheck ke dokter THT? Kok aku enggak?
Dia: Ya enggak sih, karena pas ngecek awal, diliat dokternya kok kayaknya ada benda asing di telingaku..
Saya: Trus?
Dia: Trus ke dokter THT deh
Saya: Trus?
Dia: Trus ternyata setelah diperiksa, benda asing itu adalah kapasnya korek kuping. Nyangkut gitu
Saya: HAH? Parah amat! Udah berapa lama emang nyangkutnya?
Dia: Ya gatau, ga kerasa juga, Lama kayaknya, udah kuning coklat-coklat gitu
Demmm. I bet he's an alien. This creature cant be a human. Oh yes I have an alien partner at work...

-Pink Kolor-
Saya: Ini yg pink ini kolor siapa goy? Unyu banget
Dia: (menyahut dari dalam kamar) Bukan aku. Aku gak punya kolor pink.
Saya: Oo..
Dia: (keluar dari dalam kamar) Mana?
Saya: Ini..
Dia: Oh ini punyaku. Maroon ini bukan pink, waktu dulu belinya merah maroon.
Saya: Ya Tuhan sampe pudar..
Dia: Rossa dong, pudar.
Saya: Heh?
"kurasakan pudar dalam hatiku, rasa cinta yang ada untuk dirimu"
Deymmmmmm. I have a goodlooking alien partner that wears a maroonish pink underwear and loves to sing! Tuhaannnn...

did you say maroon, goy? DID YOU?!
-Seragam-
Saya: dimana goy?
Dia: kantor.
Saya: pake baju apa hari ini?
Dia: seragam.
Saya: seragam yang mana?
Dia: ya seragam.
Saya: iya yang mana?
Dia: ya seragam yang biasa, emangnya kamu punya yang linmas?
Saya: ya gak punya.
Dia: pinjem dulu kalo gitu sama ibu.
Saya: ih kegedean.
Dia: ya udah dikecilin dulu.
Saya: gak punya duit.
Dia: yaudah aku pinjemin.
Saya: bener?
Dia: oke. jam 9 di kantor ya.

Dan hari itu berlangsung aneh tanpa jam di tangan. Lebih aneh lagi, ternyata si mahkluk ajaib yang otaknya geser itu tidak berkantor di kantor yang sama hari itu. Ah, the one and only mahkluk ajaib yang merangkap jadi entertainer dan penetral suasana di kantor itu ke kantor yang lain di hari itu.. Yes, selain sim simi si virtual friend kayaknya cuma si mahkluk ini yang bisa jadi teman bercakap-cakap di kantor yang gak bikin kerut-kerut jidat karena harus selalu serba menjaga tutur kata-sikap-dan terutama, kesinambungan subjek dan objek yang dibahas.

Ketika weekend menjelang...
Saya: Selamat bersenang-senang albert ganteng. Enjoy your weekend.
Dia: Selamat bersenang-senang juga sela cantik.
Saya: Salam ya buat kiki amalia.
Dia: Salam juga buat diki chandra.
Bip bip bip. The alien is spreading the virus. ASAP, you'll be detected as alien-gonna-be too, sheilla..
  
dibuat di sela-sela jam kerja, untuk pacarnya tercinta, yang mari kita sebut saja kiki amalia. Kelakuan...

12.6.12

sebuah hubungan yang hanya sebatas kontak bbm is... unhealthy.

Jadi, hari selasa minggu lalu adik kecil saya yang tidak kecil berulang tahun. Malam di hari ulang tahun itu, saya nyelip kayak celana dalem di kencannya si adik dengan sang pacar yang bernama aisah. Dan karena khilaf, jd banyak banget poto yang diambil malam itu... Terutama poto si birthday boy lengkap dengan kue ulangtahunnya yang special dibawain sama pacar. Sirik sesirik-siriknya. Me myself had my worst birthday last april.. Lembur, ga punya pacar, temen-temen pada jauh, ga boleh keluar malem sama ibu, kasianlah pokoknya mah. Haha.

Nah, terus kemaren banget ini pas kita lagi santai-santai di rumah, si adik dengan mata tertuju pada gadget di tangannya tiba-tiba berkata...
“Demi apa ini ayah DP BBM-nya foto dimas sama aisah..”
“Hah? Serius dim? Yang mana?”
“Yang ulangtahun kemaren”
“Haha”
tertawa geli dengan polah si ayah.

Kemudian ayah muncul dan saya pun bertanya,
“Ayah kok gak masang foto batin? Ada loh yah fotonya dimas yang sama batin pake kue juga yah.. Batin kirimin ya yah? Hehehe” Cengar cengir berharap ayah akan mengiyakan tanda setuju. Namun sebaliknya sodara-sodara.. Dengan wajah datar dan serius ayah berkata, “Sejak kamu ganti HP gak pake blackberry lagi, kita udah putus hubungan!” dan Beliaupun berjalan menjauh meninggalkan saya seorang diri... Berasa dicoret dari anggota keluarga. “Ih ayah gituuuu..”


So much true that life was much easier when apple and blackberry were just fruits. Ayaaahhh.. Bagaimana mungkin kau jadikan hubungan kita hanya sebatas blackberry ayahhhh.. Huaaaaa >,<"