24.8.11

a kecil.



"a, dunia ini sempit banget ya?
Tapi kadang dunia ini begitu luasnya.
Di kuliah aku udah belajar, bumi ini gak bulat seperti bola pimpong yang baru dibeli di toko olahraga.
Bumi ini bentuknya enggak beraturan, geoid disebutnya.
Tapi a, bentuk geoid ini masih sama istimewanya dengan bentuk bulat sempurna bola pimpong. Ah, kenapa bola pimpong ya? Mungkin karena bola pimpong ringan, bisa digenggam, dan warnanya kuning genteng. Anyway, a... Ya, geoid itu sama istimewanya dengan bentuk bulat dan bundarnya bola, sama-sama akan mempertemukan dua subjek yang bergerak saling menjauh di satu sisi lainnya.

Jadi a, kamu tidak perlu khawatir. Dunia kita ini sudah diciptakan begitu indah dan sempurna oleh Allah. Meski manusia mencoba segala upaya untuk membentuk dunia yang baru, hasilnya gak akan bisa mengalahkan ciptaan Allah.
Ah kamu udah tau kan, kamu banyak belajar, lebih banyak dari aku. Sementara aku cenderung hanya ingin tau hal-hal yang aku ingin tau, kamu mau belajar tentang hal apapun yang kamu bisa tau. Aku gak suka orang sok tau, makanya aku gak suka ada yang ngeguruin aku apalagi ngedikte aku harus begini dan begitu. Ah malah kemana-mana lagi ini ceritanya. Tadi sebenernya aku pengen bilang apa ya sama kamu? Oh iya.. Itu, dunia kita ini mendukung sekali, a.. Untuk kita saling bertemu di salah satu titiknya. Entah saling bertemu untuk sekedar saling pandang, saling genggam tangan, saling menghangatkan, atau bahkan bertemu hanya untuk saling berpapasan tanpa kita sadari nanti. Mungkin sekali, a.. Hal-hal seperti itu sangat mungkin terjadi di dunia kita yang medianya berlangsung di atas bumi kita yang bentuknya geoid ini.

Ah, a... Aku mau rumah, a... Aku mau rumah dan menyelonjorkan kaki, a."


-s kecil-