11.3.11

sebelum april.

Kemarin banget, si kawan sms,
"eh gmn? brangkat kita kamis?"
Berangkat kamis ini adalah sebuah rencana indah untuk datang ke acara wisuda kampus di bulan April 2011.
Rencana indah yang sangking istimewanya sama si kawan ini dirancang dari jauh-jauh hari.
Jadi kayak klimaks dari sebuah penantian. Penantian selama sebulan seorang CPNS yang baru memulai kerja di kampung halaman.
Kentara banget dia ini udah bosen di sini padahal baru berapa minggu, mungkin, mungkin sebenarnya si kawan ini butuh sedikit diingatkan kalau selama sisa hidupnya akan dihabiskan disana. HAHA.
Iya, kentara banget dia bosen. Karena gak lama dari pertanyaan mengenai berangkat kamis itu, dia kembali menulis pesan,
"Gak sabar urang cuy ke bdg"
"buset nis, masih sebulan lagi woy"
"sebulan itu cepet cuy, kita 5 tahun kuliah aja gak kerasa"
DANG!!!

Beberapa hari yang lalu juga ada kawan yang ulang tahun. Ulang tahunnya si kawan ini memang bukan semacam agenda special pula jadinya buat saya ngerasa hari itu luar biasa atau apa.
Tapi hari itu membuat saya berpikir saya telah kehilangan beberapa bulan ke belakang tanpa saya sadari.
Hari itu, satu tahun yang lalu, saya juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada si kawan ini. Ucapannya kurang lebih sama, ada sisipan 'semoga cepat lulus kuliah' karena si kawan ini masih kuliah.
Hari itu, satu tahun yang lalu, ucapan dikirimkan melalui pesan singkat. Dan seperti halnya satu tahun yang lalu, hari itu ucapan selamat kembali saya kirimkan melalui pesan singkat.
Ternyata, hari itu sudah terlewat menjadi satu tahun yang lalu, tapi kenapa rasanya baru terjadi beberapa hari kemarin ya?

Seriously, kemana hilangnya hari-hari selama satu tahun yang lalu itu?

Kok semuanya jadi berlangsung begitu cepat ya?
Tau-tau sekarang udah 2011, tiba-tiba begitu banyak berita bahagia beriringan datang, berita-berita bahwa satu persatu kawan-kawan dekat sudah mantap dan diterima bekerja dimana-mana, kemudian ada beberapa yang tau-tau akan menikah. HAH! Apa-apaan udah pada nikah aja... Beberapa lainnya malah gak tau kapan nikahnya tau-tau kasi kabar udah punya anak.
Berita-berita kayak gini nih yang bikin makin-makin bertanya-tanya kemana ya hilangnya setahun milik saya kemarin?
Oke, ada masa-masa ngerjain Tugas Akhir yang kayak masa inkubasi dan isolasi, ada masa kelulusan yang pernah ditulis pula ‘agar tidak lupa’, lalu ada masa-masa galau mencari jodoh dengan dunia kerja, lalu ada masa-masa super galau disuruh ngabisin liburan sebelum pembagian SK tapi gak tau mau liburan kemana dan gimana, lalu apa? Masa’ setahun cuma berlalu yang gitu-gitu aja...
Men, orang-orang udah pada nikah udah berkembang biak udah mikir visioner ke depan, kemane aje aye…

Semenjak liburan yang kepanjangan ini, hari-hari merasa otak semakin tumpul. Mulai-mulai ngerasa pas bangun pagi bukannya langsung solat subuh tapi sempet-sempetnya duduk di pinggir tempat tidur dan malas bergerak karena nyadar hari itu gak ada aktivitas berarti. Gak ada yang dikejer. Gak ada yang dicari. Paling parah, gak ada yang dikerjain selain nyapu ngepel nyuci-gosok baju makan pagi leha-leha nonton ftv lalu mandi dan makan lagi, begitu terus beriterasi. Yes, kayaknya menyedihkan banget jadi manusia di usia produktif yang secara teratur bangun pagi but knowing that has nothing to look forward to…

Ah. Would you please not going too fast dear universe?

“If I had a million dollars or ten
I’d give It to ya world and then
You’d go away and let me spend my life
In su su su, su su su, su su su su su su su sugar town”
She And Him, Sugar Town

0 comments: