19.8.10

posisi nol derajat.

"Harus seperti itukah kepada adik? Mengerti sekali, dua kali, berkali-kali. Tidak bisa mengungkapkan beban-beban dalam hati jiwa dan raga, hanya harus mengerti, berusaha mengerti, dan wajib mengerti. Memberikan pengertian, penjelasan, menyabarkan, mengarahkan. Biar mereka lebih baik, biar mereka lebih benar, biar mereka tidak jadi keledai. Biar mereka jadi 'lebih besar'. Namun secuil sejarah yang aku punya, yang dia bilang panjang-panjang seolah-olah bukan apa-apa, untukku selalu memiliki makna sebesar Jupiter, seluas benua Asia, dan sedalam lubang hitam di angkasa yang berujung pada entah-siapa-yang-tau. Tahukah dia tentang itu? Tahukah kau, adikku?"


bravery99 on deviantART

"Rambutmu basah, aku balur dengan air bersih. Biar segar kepalamu. Kau balas siram kepalaku dengan air sabun. Biar jernih pikiranku, katamu, sambil tertawa-tawa kesenangan. Mungkin memang beginilah sepertinya seharusnya, dimana aku hanya bisa berucap sebuah judul lagu yang dinyanyikan seorang artis yang juga kebetulan adalah mantannya seorang sahabat, 'semoga kau mengerti', hihi, yang ntah kapan."

1 comments:

Counter said...

bah..
kayaknya gw kenal tuh penyanyi..