25.6.09

Aida Putri Sari.

friendship ~by Lestrim o DeviantArt

"Ayu, bisa niatnya gak?"
"bisa..tapi pake bahasa Indonesia, kata Ibu gak apa-apa kok pake Bahasa Indonesia"
"Tapi kalo pake bahasa Arab kan lebih afdol. Ikutin aku ya, Ushalli Fardlal Maghribi tsalatsa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an makmuman/imamam lillahi ta'ala"


Lalu sambil duduk berselonjoran di atas sajadah, sudah dengan mukena lengkap dikenakan, saya belajar. Menghapalnya perlahan. Ia membimbing saya sementara teman-teman lainnya berada di luar langgar (mushalla) masih main-main sebelum azan Maghrib berkumandang. Sesaat ketika azan Maghrib selesai dikumandangkan saya masih belum juga lancar, lalu ketika usai komat, ia bergegas mengajak saya berdiri dan mengucapkan niat Sholat dalam bahasa Arab tersebut dengan berbisik tapi sedikit nyaring agar saya bisa mendengar dan mengikutinya.

Usai Sholat Maghrib kami kemudian mengaji hingga waktunya Shalat Isya. Ya, sampai kelas 5 SD saya mengucapkan bacaan niat shalat masih dengan Bahasa Indonesia hingga seorang sahabat membimbing saya untuk melafalkannya dalam bahasa Arabnya

Ia, adalah teman baik saya. Dari sekian banyak teman, ia salah satu yang terbaik.

Rumah kami bersebelahan. Ayahnya seorang pegawai perpustakaan dan ibunya seorang guru SD. Anak ketiga dari empat bersaudara yang perempuan semua... Pintar, ceria, bersemangat, dan...kuat. Dulu, setiap sorenya ia menghampiri saya ke rumah, meneriakkan nama saya, dan kemudian kami berangkat ke masjid bersama-sama. Solat Maghrib bersama yang dilanjutkan dengan mengaji.

Dia teman main sepeda saya. Teman bermain guru-guruan, main dokter-dokteran, main masak-masakan, main ibu-ibuan, main bekel, main karet. Ia membuat liburan sekolah yang hanya di rumah saja menjadi tidak membosankan... Ia mengajak saya mencuci sayuran di rumahnya, membuat kue bersama ibunya, memetik tangkil.. Menemani saya menyiram bunga, menemani saya menangkap ikan di sawah, menyemangati di pinggir lapangan ketika saya main bola kaki, menunggui saya di bawah pohon sementara saya memanjat dan memetik jambu-seri-mangga sedangkan ia bersiap menangkapi hasil petikan saya di bawah pohon..

Kita ngaji bareng, nyanyi qasidahan bareng, memenangkan cerdas cermat antar TPA bersama-sama... Juga menghabiskan bulan puasa dengan tarawih di malam-malamnya serta tak lupa mencatat dan mengisi penuh buku-buku ceramah bersama-sama.. Dan satu momen yang tak akan terlupakan adalah momen dimana saya khatam Al Quran pertama kalinya yang saya lewati juga bersama ia.

Bisa dibayangkan betapa terguncangnya ketika semalam tiba-tiba kabar kepergiannya untuk selama-lamanya kemudian menghampiri. Ya, Ia, orang yang membimbing saya melancarkan bacaan niat shalat pertama kalinya..Teman khatam Al Quran bareng..Satu-satunya teman bermain saya yang perempuan di sekitar komplek rumah..Aida Putri Sari.. P U T R I...

Sahabat itu telah pergi..Kembali ke Yang Maha Kuasa.
Innalillahi Wa Innaillahi Rojiun.
Semoga amal ibadahmu diterima disisi-Nya.



"Tiap aku mau solat selalu inget kamu, Put..."

3 comments:

storitie said...

semoga diberi tempat terbaik disisi Nya ya shey =)

Natazya said...

Amien... semoga doanya sampai...

sedih saya bacanya... dalam hidup saya cuma punya satu orang yang benar benar saya anggap sahabat... teman dekat banyak.. tapi ga semua orang bisa jadi sahabat, kan?

muhammad dedy said...

yu ini gw loper koran bolalu dulu,, gw jg ikut sedih yu,, moga amal ibadahnya diterima ALLAH SWT. amien,,