5.3.09

Selamat Datang.

Nyaris sebulan sesudah kejadian tgl 7-8 itu.

Kejadian yg banyak merubah hidup banyak orang secara personal.

Yang pasti merubah hidup keluarga Almarhum, teman-teman seangkatannya yang harusnya tengah menjalani kuliah bersama Beliau, teman-teman panitia pelaksana PPAB-kakak-kakak tingkat Beliau, seluruh dosen dan staf TU prodi Geodesi & Geomatika ITB, ITB secara keseluruhan, mungkin teman-teman sekolah Beliau sebelum di ITB, mungkin tetangga-tetangga Beliau...Mungkin teman-teman kosannya..Mungkin tetangga di kosannya..Mungkin abang tukang nasi goreng langganannya...

Saya percaya, rasa kehilangan itu sangat besar adanya.

Saya pun tidak pernah membayangkan sebelumnya ini semua akan terjadi.

Tidak pernah sedikit pun sebelumnya saya membayangkan bahwa akan kehilangan salah seorang saudara saya dengan cara seperti ini.

Saya tidak pernah membayangkan pula bahwa dampak dari kejadian ini sangat luar biasa. Sorotan media, kecaman keluarga, kecaman banyak pihak, campur-tangan polisi, serta rektorat yang justru menyiram bensin di api yang tengah menyala malu-malu terlebih dahulu.

Lebih dari itu, semua dampak-dampak negatif itu diam-diam juga membudidayakan dampak-dampak postif yang saya syukuri dalam-dalam. Nyatanya persaudaraan dan meningkatnya kedewasaan.

Menemukan lebih arti pertemanan & persaudaraan. Menyadari penuh dan berusaha berempati serta bersimpati atas musibah yang dijalani bersama namun dibebankan hanya pada pemimpin dan penanggungjawab saja ini. Melihat dengan kepala mata sendiri dan mencerna dengan logika, mereka yang mengalami dan menjalani konsekuensi atas kelalaian ini telah menjadi sosok yang kuat dan hebat.


Kejadian ini membuka mata saya bahwa persaudaraan sesungguhnya itu adalah mereka yang datang merangkulmu dan tetap ada di sampingmu ketika kesusahan datang.

Dulu, saya suka risih kalo ada yang mengatakan saya ”Ih, IMG banget lo!”. Dalam bayangan saya, saya diibaratkan seseorang yang terlalu fanatik mengikuti aliran tertentu. Sekarang? Saya tidak peduli. IMG sekarang adalah keluarga saya yang orang-orang di dalamnya adalah teman-teman satu keprofesian yang selama ini sudah menjadi saudara bagi saya yang anak rantau ini. Justru dengan senang hati saya menerima panggilan manis itu. IMG adalah keluarga buat saya.

Kejadian ini telah mendewasakan IMG saya.

Tak peduli dengan rektorat yang membekukan IMG mungkin untuk membuat IMG kaku membatu hingga tidak bisa melakukan sesuatu. IMG-ku akan selalu hangat di rumah kecilnya menyambut anggota keluarga baru di hari yang baru=)


SELAMAT DATANG DUA RIBU TUJUH!

1 comments:

ernis said...

IMG..IMG.IMG....