10.2.08

let it be.


substance55 on deviantart





Selama ini saya selalu berusaha berjalan lurus saat menjalani hubungan orang-orang yang sedang dekat ataupun pernah dekat dengan saya (baca: pacar dan mantan pacar).
Selama ini saya hanya belajar otodidak dari ibu yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk ayah. Saya belajar untuk mengerti kondisi dan bertahan di segala situasi.
Dan yang selama ini saya pribadi usahakan adalah menghargai sang partner dengan tidak melakukan hal-hal yang ia tidak sukai (dengan harapan hal-hal yang tidak saya sukai juga akan ia usahakan hindari dengan sepenuh hati).

Tapi seringkali apa yang saya inginkan berjalan di luar rencana.
Bahkan dengan sekedar mengerti dan bertahan di macam-macam jenis situasi pun mungkin tidak cukup untuk mempertahankan apa yang kita namakan sebuah hubungan.


Dan dalam situasi seperti yang sekarang sedang saya hadapi,
Saya lagi usaha banget untuk tetep berada di jalur lurus tadi.
Lagi usaha banget untuk gak ngelirik rumput-rumput tetangga yang sekarang lagi terlihat lebih hijau.
Lagi usaha banget untuk kembali menyetir keputusan-keputusan saya yang belakangan lebih didominasi dengan mood jelek saya=(
Lagi usaha banget untuk tetap bertahan di frame yang sama milik kita.
yang mungkin sekarang lagi butuh di-refresh?


3.2.08

hard to believe it's you.


























Blacks and Whites on Deviantart




perkara sebuah pepatah:

Keep your friends close, but keep your enemies closer
udah bikin saya jadi agak-agak gamang.

Karena dalam kasus kali ini,
Saya baru aja berasa kena geplak pake sepatu ceko pas kemarin tau tentang sesuatu.
Ternyata...
Semua orang bisa jadi JAHAT banget. Semua orang.
Bahkan orang yang kita gak sangka-sangka karena terlihat polos banget, jujur banget, bisa dipercaya banget, dan bahkan udah kita sayang banget...
Bisa jadi orang paling jahat dan paling tega ntah kenapa=(






I should be more aware. Mana kawan, mana lawan. Mana kawan beneran, dan mana kawan yang menusuk pelan-pelan. Mana kawan yang sungguh-sungguh, dan mana kawan yang palsu.



Dan untuk kamu yang ternyata palsu...
I probably just... Can't trust you anymore. It's just hard to...for now.